Hot News

Permasalahkan Ijazah Mas Gibran, Apa Pentingnya Buat Mercy Sihombing?

Permasalahkan Ijazah Mas Gibran, Apa Pentingnya Buat Mercy Sihombing?

Mercy Sihombing: Pola Pansos yang Sama dengan Roy Suryo CS dengan Mempertanyakan Data Pendidikan Gibran

By: MPA Official


Kadang MPA yang kece hore! Balik lagi kita ngobrolin isu yang lagi panas. Kali ini kita bahas satu nama yang mulai naik daun: Mercy Sihombing. Dia muncul bersamaan dengan rame-rame soal data pendidikan Gibran, bareng sama Denny Indrayana dan Roy Suryo. Yang bikin kita geleng-geleng, pola perjuangan mereka itu-itu aja. Kayak "pansos" (panjat sosial) yang polanya sama. Yuk, kita bedah! πŸ˜„

Permasalahkan Ijazah Mas Gibran, Apa Pentingnya Buat Mercy Sihombing?


Mercy Sihombing: Siapa Dia?

Mercy Sihombing adalah seorang pendidik dan pengelola Pusat Kegiatan Kerja Masyarakat (PKBM) selama 16 tahun . Tapi sekarang, dia lebih dikenal sebagai figur yang menggugat Surat Keterangan (Suket) penyetaraan pendidikan milik Wapres Gibran Rakabuming Raka ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN) .

Dia mempertanyakan keabsahan prosedur penerbitan surat keterangan oleh Kemendikbudristek. Salah satu poin yang dia sorot adalah adanya sensor data di dokumen itu: nama ayah (Jokowi) dibuka, tapi kolom nama ibu kandung ditutup hitam .

"Saya bingung, data dari kementerian ini nama lengkap, alamat, hingga nomor telepon disensor. Nama ayahnya (Jokowi) dibuka, tapi kolom nama ibu kandungnya justru ditutup hitam. Kalau mau dibuka, buka dua-duanya. Kalau mau ditutup, tutup semua sesuai aturan Permendikbud. Jangan ada diskriminasi," tegas Mercy .

Yang bikin makin "nendang", Mercy bahkan menawarkan Gibran untuk ikut program Kejar Paket C di PKBM yang dikelolanya! "Silakan, monggo," katanya. Ini sih sindiran halus yang bikin kita ngakak sekaligus geleng-geleng. πŸ˜‚

Pola Pansos yang Sama Persis Dengan Roy Suryo dan kawan Kawan

Nah, yang bikin kita mikir adalah polanya yang mirip banget dengan Denny Indrayana dan Roy Suryo. Coba kita perhatikan:

1. Vokal Soal Ijazah/Pendidikan Gibran
Denny Indrayana bikin sayembara dengan hadiah yang terus naik sampai Rp1,05 miliar untuk siapa pun yang bisa tunjukin ijazah SMA Gibran . Dia bilang syarat pencalonan Gibran "diakali" .
Mercy Sihombing menggugat Suket penyetaraan Gibran ke PTUN . Denny sendiri mengakui kalau dia dan Mercy "satu frekwensi perjuangan" .
Roy Suryo ikut nimbrung dengan pernyataan sensasional: 99,9 persen ijazah Jokowi dan Suket Gibran adalah palsu . Dia bahkan memastikan sayembara Denny tidak akan ada pemenangnya .

2. Saling Dukung dan Koordinasi
Mereka ini kayak satu tim, Kadang MPA! Roy Suryo menyebut sayembara Denny "makin menguatkan upaya yang dilakukan juga oleh Pak Subhan Palal dan Bu Mercy Sihombing" . Bahkan ada yang bilang Denny "dibekingi" oleh FPP TNI . Ini mengindikasikan adanya koordinasi yang terstruktur.

3. Mengangkat Isu "Aturan Diakali"
Denny Indrayana dengan lantang menyebut bahwa syarat umur dalam Pilpres sudah "diakali" lewat putusan MK, dan sekarang khawatir syarat pendidikan juga "diakali" . Narasi ini seolah-olah ingin membangun opini bahwa ada "kecurangan sistemik" di balik pencalonan Gibran.

Ironi: Ancaman untuk Mercy, dan Tawaran Paket C

Mercy Sihombing mengaku mendapatkan teror dan ancaman setelah vokal . Ada pesan WA yang memaki, komentar di medsos yang menyebut dia "pantas dicincang buat makanan hewan"katanya, sampai ancaman pembunuhan . Tim kuasa hukumnya dari LBH Maranata sudah menginventarisasi bukti dan memberi ultimatum 3x24 jam .
Tapi di sisi lain, sikapnya yang menawarkan Gibran ikut Paket C menunjukkan bahwa dia tetap pada pendiriannya: mempertanyakan legalitas dokumen Gibran . Ini langkah yang sangat "berani".

Yang Tak Boleh Dilupakan: Gugatan di PTUN dan Sanksi
Gugatan Mercy di PTUN bukan tanpa risiko. Praktisi hukum menilai gugatan ini berpotensi ditolak jika Mercy tidak bisa membuktikan adanya cacat hukum formal dalam penerbitan Suket . Jika gugatan ditolak, Mercy bisa dikenakan sanksi.

Kesimpulan: Pola Pansos yang Itu-Itu Aja
Kadang MPA, dari semua ini kita bisa lihat satu pola yang jelas: Mercy Sihombing, Denny Indrayana, dan Roy Suryo sama-sama mengangkat isu yang sama dengan cara yang mirip .

· Ada yang bikin sayembara (Denny).
· Ada yang gugat ke PTUN (Mercy).
· Ada yang bikin pernyataan di media (Roy).
· Semua menyerang dari sudut yang berbeda, tapi tujuannya sama: mempertanyakan data pendidikan Jokowi-Gibran.

Apakah ini perjuangan hukum yang tulus? Atau ini skenario yang sudah diatur? Apakah ini bagian dari mekanisme checks and balances yang sehat, atau sekadar upaya "numpang tenar" dengan cara yang sama? Yang jelas, pola "pansos" ini menarik untuk diamati. πŸ˜„πŸ”₯

Gimana menurut Kadang MPA? Komen di bawah! πŸ˜„

Daftar Sumber Referensi
1. Ijazah Gibran Digugat ke PTUN, Penggugat Soroti Nama Ibu Kandung - iNews.ID 
2. Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi 99,9 Persen Palsu - Tribunnews 
3. Hadiah Sayembara Ijazah Gibran Naik Jadi Rp1 M, Denny Indrayana Kini 'Dibekingi' FPP TNI - Tribun Video 
4. Diteror hingga Diancam Pembunuhan Usai Gugat Dokumen Gibran, Mercy Sihombing: Kalau Mau Kejar Paket C di Tempat Saya, Monggo - FAJAR 
5. Roy Suryo: 99,9 Persen Sayembara Ijazah Gibran Tanpa Pemenang - Rmol.id 
6. Roy Suryo Pastikan Tak Ada Pemenang Sayembara Ijazah Wapres Gibran - Forum Keadilan 
7. Praktisi Hukum Optimistis Gugatan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Ditolak PTUN - SINDOnews 
8. Gibran Ditawari Ikut Program Kejar Paket C oleh Penggugatnya - Warta Ekonomi 
9. Heboh! Denny Indrayana Siapkan Rp1 Miliar untuk Sayembara Pembuktian Keaslian Ijazah SMA Gibran - Tribun Video 
10. Hadiah Sayembara Ijazah SMA Gibran Terus Bertambah, Kini Tembus Rp1,15 Miliar - Pikiran-Rakyat.com 


"MPA Official - Media Politik Asik yang Nggak Bikin Pusing!" πŸ˜„

Tidak ada komentar

πŸ“’ Follow untuk bacaan asik lainnya! πŸ˜„

πŸ‘‰πŸΌ Ikuti MPA OfficialπŸ‘ˆπŸΌ